send mail with format html

by Jonathan Alonso - Softdinet Ltda » Thu, 07 May 2009 05:27:09 GMT


Sponsored Links
 Hi, 

I need send mail with format html used intent.EXTRA_TEXT

Intent intent = new Intent(Intent.ACTION_SEND);
intent.putExtra(Intent.EXTRA_EMAIL, to.getText().toString());
intent.putExtra(Intent.EXTRA_SUBJECT, subject.getText().toString());
intent.putExtra(Intent.EXTRA_TEXT, "<html><body><table><tr><td> <img
src=\" http://www.gp-imports.com/emoticons/1053_winking.gif \"></img>
</td></tr></table></body></html>";

the message is only text, no format html, help, 

Thanks

Cordialmente

Jonathan Alonso
Tel: 8008035
Softdinet Ltda
Skype: softdinet
E-mail: jalo...@softdinet.com
Web: www.softdinet.com

-----Mensaje original-----
De: android-developers@googlegroups.com
[mailto:android-develop...@googlegroups.com] En nombre de Mark Murphy
Enviado el: martes, 05 de mayo de 2009 07:36 p.m.
Para: android-developers@googlegroups.com
Asunto: [android-developers] Re: Anyone who knows the details of operate a
service?





No, there is no "pause" with services.


That certainly is a possibility, perhaps using a PhoneStateListener.

I have not written a music-playing service, or any form of background
audio. It is possible that such playback is automatically muted by the
system, via some sort of audio stream prioritization.

-- 
Mark Murphy (a Commons Guy)
 http://commonsware.com  |  http://twitter.com/commonsguy 

Android App Developer Books:  http://commonsware.com/books.html 



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~



send mail with format html

by iloveblue » Thu, 07 May 2009 21:08:55 GMT


 Thanks for all you guys. I've got it and I will check the music player
code. Thanks for the sharing.

On 5 98 "Jonathan Alonso - Softdinet Ltda"



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~


Sponsored Links


send mail with format html

by Desu Vinod Kumar » Tue, 16 Jun 2009 18:46:56 GMT


 Hi

Can u help me regarding this

I need to querty the webservices (nuSoap) how to query that
thanks in advance

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~



Other Threads

1. Koneksi 3G yang Tidak Bohon

sumber :
http://tekno.kompas.com/read/2010/11/19/10371754/Koneksi.3G.yang.Tidak.Bohong..


*
*

*Koneksi 3G yang Tidak Bohong*

Jumat, 19 November 2010 |



Laporan Amir Sodikin dari Hakone, Jepang



HAKONE, KOMPAS.com  Koneksi internet paling kencang di dunia memang bukan
milik Jepang, melainkan Korea Selatan. Namun, Jepang benar-benar contoh
sukses penerapan teknologi 3G. Di sela-sela acara Media Tour Fuji Xerox
bersama para jurnalis Asia Pasifik di Jepang, 16-19 November 2010, Kompas
sempat iseng mencoba berbagai koneksi internet yang tersedia.



Dalam uji tes koneksi internet di Hotel Royal Park, Tokyo, kecepatan koneksi
internet di ruangan hotel tersebut, yang diberikan secara gratis, mencapai
8,32 Mbps untuk transfer data untuk download. Adapun untuk upload 9,20 Mbps.
Ya, untuk upload justru lebih tinggi dibanding untuk download, berbeda
dengan kebiasaan di Indonesia yang terbiasa mencekik lebar pita untuk upload
data.



Nilai ping ke server speedtest yang digunakan untuk tes yang berada di Tokyo
menunjukkan angka fantastis, yaitu hanya 7ms, seolah server hanya ada di
samping komputer kita yang digunakan untuk tes. Bukti tes bisa dilihat di
http://www.speedtest.net/result/1032198443.png.



Koneksi yang dites lewat fasilitas speedtest.net ini terdeteksi menggunakan
provider Softbank, salah satu provider layanan data papan atas di Jepang.
Tokyo memang kota utama di Jepang, yang terhubung langsung ke jaringan
backbone internasional.



Lalu bagaimana dengan layanan data di daerah sub-urban di Jepang? Kompas
kembali iseng mencoba koneksi di Hakone, Prefektur Kanagawa. Kota kecil di
pegunungan yang biasa dikunjungi turis untuk melihat Gunung Fuji dari dekat
ini hanya memiliki cacah jiwa 13.339 (data 2010 dikutip dari Wikipedia).



Dari hasil tes, angkanya justru mencengangkan, yaitu untuk download
menunjukkan 10,01 Mbps dan untuk upload 9,36 Mbps. Koneksi terdeteksi
menggunakan NTT Docomo. Namun, biayanya tidak gratis, yaitu sekitar Rp
60.000 per hari (tarif dari hotel). Bukti tes bisa dilihat di
http://www.speedtest.net/result/1035476167.png.



Hasil ping menunjukkan nilai di atas tes di Tokyo, yaitu 18ms. Hal ini bisa
dimaklumi karena server yang digunakan untuk tes koneksi ini menggunakan
server Speedtest dengan lokasi di Tokyo, yang berjarak 80 km lebih dari
Hakone.



Dengan koneksi seperti itu, untuk download atau mengunduh file mp3 sebesar 5
MB hanya dibutuhkan waktu sekitar 4 detik. Untuk unduh klip video 35 MB,
waktu yang dibutuhkan hanya 11 detik. Jika ingin mengunduh data film sebesar
800 MB, maka hanya dibutuhkan waktu kira-kita 11 menit.



Untuk upload atau unggah email 1 MB, waktu yang dibutuhkan hanya 1 detik.
Untuk unggah foto 8 MB hanya dibutuhkan waktu 7 detik. Adapun untuk unggah
video 35 MB, waktu yang dibutuhkan hanya 30 detik.



Itu berarti, koneksi mereka lebih kencang dibanding proses saat kita
memindahkan foto-foto koleksi dari kamera ke komputer menggunakan card
reader dengan kabel USB versi 2, apalagi jika menggunakan kabel USB versi 1.
Selain itu, tentu saja, menonton film di internet atau menonton video di
Youtube layaknya menonton televisi konvensional yang tak lagi putus-putus.



Di Jepang, tampaknya biaya berlangganan televisi kabel dianggap lebih mahal
dibanding internet. Karena itu, hotel-hotel di Jepang terbiasa tidak
jor-joran menyediakan TV kabel seperti hotel-hotel di Indonesia pada
umumnya. Sebagai gantinya, mereka melengkapi kamar hotel dengan sebuah PC
yang terhubung ke internet broadband.



Saatnya menuntut

Jika pengalaman ini ditarik ke kondisi Indonesia, kalau sampai dibilang
bahwa Indonesia adalah negeri para pembual untuk hal-hal yang berbau politik
dan bisnis, rasanya kita sulit membantahnya. Ya, kali ini kita terpaksa
membandingkan bagaimana Indonesia dan Jepang mendefinisikan koneksi 3G di
negara masing-masing.



Indonesia, dengan banyaknya provider telepon seluler GSM dan CDMA yang
menyediakan layanan data, telah lama mengampanyekan dan mengklaim
menggunakan teknologi 3G, bahkan 3,5G, atau bahkan sedang uji coba 4G. Hiruk
pikuk perang layanan data ini begitu intensif sehingga di setiap pameran
teknologi informasi dan pameran komputer, berbagai perangkat koneksi
internet diobral, terutama modem, dengan koneksi 3G atau 3,5G.



Di tingkat penggunaan telepon seluler, sekarang hampir tak ada anak muda
yang menggunakan telepon seluler yang bukan 3G karena kampanye soal telepon
seluler berbasis 3G yang bisa video call sukses dilakukan. Padahal, koneksi
yang didapat masih berkisar maksimal di bawah ratusan kbps, jauh dari
janji-janji koneksi 3G yang harusnya bisa mencapai sekian mbps.



International Telecommunication Union (ITU) memang tak mendefinisikan berapa
kecepatan internet sebuah provider jika mengklaim diri sebagai penyedia
layanan 3G. Namun, setidaknya kita sepakat bahwa koneksi internet 3G di
Indonesia harusnya tak hanya sekadar setara GPRS yang hanya 56-114 kbps,
atau parahnya kurang dari angka GPRS itu.



Seberapa cepat koneksi internet kita di rumah atau di kantor? Sudahkah
memenuhi ekspektasi awal ketika kita membeli paket data tersebut? Ayo share
data kecepatan internet Anda, salah satunya dengan memanfaatkan tes di
www.speedtest.net.



Share bisa Anda lakukan di blog dan juga di berbagai forum agar
penyelenggara internet di negeri kita sadar dan mau memperbaiki diri untuk
Indonesia yang lebih baik. Jangan eksploitasi lagi konsumen dengan
janji-janji manis! Saatnya konsumen menuntut!

-- 
===============
"Indonesian Android Community [id-android]"

PING'S mobile
Email: sa...@pings-mobile.com  Ph. (021) 96087100
---------------------
Yopie Ratjoen
Email: yo...@ratjoen.com  Ph. 08977726681
--------------------
Gila original
Email: i...@gilaoriginal.com  Ph. (031) 91555898
--------------------

Aturan Jual/Kloteran ID-Android  http://goo.gl/azW7

<<attachment: speedtest.png>>

2. Download Android Kernel for Eclair

Hello all together,

I'm new to the android world and want to get in touch with
this system.

For this reason I want to run Android Eclair in my testboard.

Because of this I want to download the Android 2.6.29 Kernel
But when I use the command:
&git clone git://android.git.kernel.org/kernel/common.git
I only get the kernel version 2.6.27

I've never worked with git and so i don't know how to download
the wanted file.

The command
&git clone git://android.git.kernel.org/kernel/common.git -b eclair
&git clone git://android.git.kernel.org/kernel/common.git -b origin/
android-2.6.29
is not right????

Should i get the source code, the I have another question:
What are the next steps (e.g. which files are needed) to run eclair on
my system

I know how to cross_compile and this kind of things, but as i've told
before, android is a complete knew
world to me and I'm looking forward to get help from you ;-)

Greetings,

Stefan

-- 

3. Lowongan kerja Java Web Developer

4. Thread handling problem in Test Case

5. A question about legal issues

6. Android 2.2 SDK is the slowest ever seen.

7. [OOT] HELP!! rooting spica gagal terus.