IM paling OK Tanya Google talk

by Alexander Lex-ON » Fri, 23 Apr 2010 01:35:22 GMT


Sponsored Links
 Trims buat masukannya biss

BTW IM yang paling ok menurut androiders apa yah? Yang ringan dan cepat
terlebih lagi gratis hehehe. Subjektf saja tapi kalau bisa se-objektif
mungkin :)

Alex

2010/4/22 Enya Anggia <anggiadyar...@gmail.com>



-- 
"



IM paling OK Tanya Google talk

by eko marssetiawan » Fri, 23 Apr 2010 02:04:19 GMT


 ane make fring bro...UInya bagi saya bersih

-- 
thx...

www.ekowanz.info

-- 
"


Sponsored Links


IM paling OK Tanya Google talk

by Eddy Setyawam » Fri, 23 Apr 2010 12:04:02 GMT


 kalau saya saat ini pake ebuddy soalnya di HH saya paling stabil pake ebuddy

2010/4/23 Alexander Lex-ON <addictbe...@lex-on.com>



-- 
"



IM paling OK Tanya Google talk

by Alexander Lex-ON » Fri, 23 Apr 2010 12:16:24 GMT


 Saya donlot dari market dr kemaren ampe detik ini unsuccessful terus
:( napa lagi yah?

Alex





-- 
Sent from my mobile device

-- 
"



Other Threads

1. Smooth Image Rotation with Gesture Control?

I'm trying to figure out the best way to make an image rotate along
with a user's finger dragging it left or right.  I want to try and
match the rate a user's finger is moving with the rate the image is
rotating.

I've got the basic setup for my application going, with the menus and
whatnot I want to have, and that's all running great on the emulator,
I'm just not sure how to approach this part.

-- 

2. My First Impression on My (Friend's) Acer Liquid E

Posting ini adalah untuk kontes Share Your Android Experience With Liquid E 
yang 
diadakan pada tanggal 9 - 17 Juli 2010.
Copy dari email ini juga saya forward ke Mas Agus H.
Maaf newbie, jarang posting di sini :)


My First Impression on My (Friend's) Acer Liquid E


Beberapa waktu yang lalu teman saya baru datang dari USA dan sempat memamerkan 
hand held Android barunya yaitu Acer Liquid E yang berwarna putih. Sayangnya, 
karena kunjungannya yang sangat singkat, Ia hanya mengisinya dengan sim card 
biasa tanpa layanan 3G ataupun GPRS. Lagipula, Ia juga membawa gadget lainnya 
keluaran oko buah Berry yang saat ini Ia lebih gunakan. Layaknya orang 
pedalaman yang baru kenal TV, mata saya langsung tertuju pada gadget futuristik 
Acer Liquid E yang Ia bawa itu dengan rasa penasaran yang mendalam. 

Hanya sekali lihat, langsung terbayang di pikiran saya kalau Acer Liquid E ini 
adalah handheld yang solid dengan desain yang terkesan kuat dan elegan, seperti 
sebuah tameng baja putih mengkilap yang digunakan oleh para jagoan di film-film 
science fiction. Dilihat dari dekat, layarnya yang lebar dengan resolusi 
800x480 
memberikan kesan lapang, seakan saya dapat memasukkan widget apa saja ke dalam 
layar tersebut tanpa perlu takut tidak cukup ruang. Ketika melihat bagian 
belakangnya, tertera tulisan 5.0 Mega Pixels yang segera membuat saya kagum dan 
penasaran dengan kehebatan kamera Acer Liquid E ini.
Segera saja saya slide unlock button-nya untuk melepas kunci dan memasuki home 
screen ala Android 2.1 atau biasa disebut clairitu. Animasi transisi yang 
cantik terlihat sangat lancar tanpa ada lagging sedikitpun. Seperti kebanyakan 
home screen clair lainnya, Live Wallpaper langsung menyambut dengan animasinya 
yang interaktif. Widgets yang terpasang di home screen pada hand held ini pun 
cukup banyak dan menarik. Di home screen paling kanan terdapat sebuah bookmark 
untuk halaman-halaman web yang dikemas dalam sebuah animasi carousel yang 
manis. 
Di home screen paling kiri juga terdapat sebuah carousel yang mirip, namun 
gunanya adalah untuk menampilkan album-album, foto, atau video. Carousel inilah 
salah satu fitur yang membuat Acer Liquid E ini terlihat lebih keren daripada 
hand held Android pada umumnya.
Tanpa perlu repot-repot menginstall ini-itu, Acer Liquid E ini sudah langsung 
menawarkan aplikasi-aplikasi yang menarik di dalamnya. Begitu tombol main menu 
dipilih, langsung terlihat deretan empat kolom aplikasi yang tersusun rapi 
sesuai abjad. Karena teman saya ini tukang main, di hand held-nya ini telah 
banyak diinstall game.
Aplikasi yang pertama kali saya buka adalah Gameboid, sebuah emulator Nintendo 
Gameboy. Tanpa didukung oleh tombol navigasi arah atau keyboard yang nyata, 
saya 
berpikir pasti akan sulit memainkan game di sini. Tetapi, ternyata teman saya 
bilang kalau Acer Liquid E ini sudah mendukung multi-touch, sehingga saat saya 
memainkan game di aplikasi tersebut, saya bisa menggunakan dua tombol yang 
muncul di layar sekaligus. Jika diingat-ingat, rasanya saat itu saya semakin 
terkesan kampungan. HeheheSetelah saya tanya kepada teman saya, ternyata kecepatan prosesor hand held ini 
adalah 768 MHZ. Saya sempat meragukan kinerjanya, karena hand held saya saat 
ini 
memiliki prosesor 800MHZ dan masih terasa cukup lambat. Ternyata saya salah. 
Begitu mencoba beberapa aplikasi yang dijalankan secara intensif seperti game 
kelas berat Raging Thunder, game moderate seperti Super KO Boxing, dan juga 
peralatan office Documents To Go, saya tidak merasa ibohongi Setelah saya 
tanya kembali spesifikasinya, ternyata hand held ini didukung oleh RAM yang 
berkapasitas cukup besar, yaitu 512MB. HmmPantas saja lancar jaya.
Satu hal yang selalu membuat saya penasaran ketika melihat sebuah gadget baru 
adalah hasil foto serta tampilan galerinya. Langsung saja saya menyalakan 
kameranya dan memotret ruangan beberapa kali. Hasilnya cukup baik, tetapi 
mungkin karena saat itu sudah malam jadi hasilnya tidak maksimal. Setelah 
berfoto-foto, saya melihat-lihat hasil foto tersebut di galeri.
Sebelum saya mencoba melihat galeri di Acer Liquid E ini, saya sempat berpikir, 
h paling-paling sama saja dengan galeri-galeri di hand held lain, hanya 
berlatar hitam dengan dua kolom dan thumbnail beberapa fotonya,dan lagi-lagi, 
ketika saya lihat, ternyata saya salah. Saya dibuat terkagum-kagum dengan 
tampilan galerinya yang colorful dan indah dilihat, dengan navigasi secara 
slide 
ke album-album foto yang dibuat intuitif dan menarik. ukan maintidak hanya 
kameranya saja yang bagus, tapi tampilan galerinya pun menarik.pikir saya 
kemudian.
Hanya satu yang disayangkan, di hand held tersebut tidak diisi satupun file mp3 
sehingga saya tidak sempat mengetes kualitas music playernya. Padahal saya 
penasaran sekali dengan kualitas suaranya.

Secara keseluruhan, Acer Liquid E tidak seperti beberapa hand held lain yang 
membuat fitur khas yang berlebihan. Kelihatannya Acer Liquid E memilih untuk 
berada di alan yang lurus Tampilan clair yang dibawanya secara umum mirip 
dengan hand held keluaran Google, yaitu Nexus One. Pengguna Android yang pernah 
merasakan repotnya menggunakan hand held yang engaku androidtetapi banyak 
melakukan kustomisasi sehingga look-and-feel androidnya hilang, maka Acer 
Liquid 
E inilah tempat untuk kembali.



      

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

3. Possible to achieve using relative layout?

4. Mod: Acer Smart Handheld "Liquid" Competitio

5. Fujitsu Planning to Enter Smartphone Market with Android

6. Mod: Acer Smart Handheld "Liquid" Competitio

7. SDK 1.6 installation problem with "Install_parse_failed_no_ceritifcates"